Welcome to my blog! Content: Who Am I?; Post; Music; Links; Photos; Portrait. Silakan tinggalkan pesan, saran, atau kritikan yang membangun. Arigatou~

Saturday, August 29, 2015

:)


I don't know where to share my story with, except Allah. May also with you?

Every day; Monday, Tuesday, Wednesday, Thursday, Friday, Saturday; I go to school, with all my cheerful&my spirit to study (but sometimes I dont). It's tiring, stressing, annoying and that kind of -ing. But I never want to break my mood with it. I try to laugh with my friends, tell some jokes or story. I'm so happy. I'm not alone.

I have two best friends since Elementary School, they totally teach me how to live wisely. They told me so many things I didnt know before. It was kind of knowledge. They're able to cheer me. And they made me sure of my choices. We are so 'klop'. I also have six best friends since Junior High School. They was busied with their event or activity so we never full team when we had reunion, we was 5. We oftenly 5, not 6. Sometimes we have group chat, we talk there but we're not connected. And now... I feel like I have no one so cloooooose to be with. At school, I try to assemble with everyone. But I'm not the type of person that can join every person/people. So I disposed to be silent than I was Elementary or Junior High School.

All of my happiness kindly shared for you. All my cherish. For all of you. Have you ever seen me cry? Cry oftenly? No. I just dont want to be alone. Because I feel lonely, when I'm home. No social, except talk to my parents. I have one sister, she's my little sister, she's 10, i'm 18. We always happy when we meet each other, just one day for a week. Only one day. Exactly, no more than 9 hours. With no conflict, we are happy.

And the conclusion is
I'm so sad now.

Thursday, July 16, 2015

Reuni

Taqabbalallahu minna wa minkum:))) Udah 1 Syawal aja niiih. Padahal aku mau share dikit soal buber kemarin hehehe. Ceritanya long time no see dan akhirnya bertemu lagi. Dan mereka semua nggak berubah. Ya mungkin dari postur dan wajah ada yang sedikit berubah. Tapi sifatnya ya samaa, wkwk masih kayak anak SD ya rasanya:'3


Nah, awalnya aku ga mau ikut, tapi karna takutnya besok udah ga ada buber ginian lagi, akhirnya ikut deh. Ga nyesel karna ga garing:D ekspektasiku bakal garing, tapi ternyata asik. Dan mungkin waktu kuliah udah pada misah-misah dan susah ketemu. Yaudah, semoga sukses ya teman-teman 6E:))

Saturday, May 30, 2015

I'm 18yo!

Alhamdulillah, usiaku sekarang udah 18 tahun. Mayoritas temen-temenku masih 17, tapi ada beberapa juga yang udah 18 tahun:3 Awalnya aku sedih, karna semakin sedikit yang ngucapin dan semakin dikit pula yang doain. Yang aku harapkan adalah do'a dari teman-teman:'3
Mungkin postingan ini bikin aku terkesan kekanak-kanakan, tapi ya gimana lagi, aku pengen nulis e:p Nggak cuma nulis ajasih, aku mau share foto:3





Wuhuuu terima kasih kejutan dan kadonya teman-teman:3

Wednesday, December 31, 2014

Thank You 2014

This is the end of 2014. Tanggal 31 Desember 2014.
Tahun 2014 ini penuh warna. Seneng, bangga, sedih, memeng, pusing, lelah, semuanya ada .

Januari

Fara, Mita, Fia @ Pok Tunggal Beach

Berlari-lari ketepian

MAMA @ Cha Cha MilkTea. Mau fullteam aja susah._.

Februari


@ Studio Intan. Kurang Adin.




Maret

Vocal: Ayu, Gitar: Nafa&Adin, Bass: Fina, Keyboard: Mita, Drum: Evita.

April 2014

TUC 2014, unstopable!


Mei 2014


Pagelaran Teladan


Terima kasih Marisha, Anin, Arista:'3


Terimakasih X Sosiologi:3

Juni 2014

LG 2014

Fixed on stage @ Voice of Teladan

Fixed and Batiga

Juli


Buber kelas IX-5 :D


Buber kelas X-8 Sosiologi :3

Agustus



September


XI MIA 7 kedatangan Rizal dari Tanjung Pinang

Fixed on stage @ ICEF

Pertama kali ikut kompetisi band di luar sekolah xD


MAMAJA yang gak fullteam._. @ Village Milk Tea

Oktober

HUT Jogja:3

Fullteam:3

Remaja Masjid wuehehe

Ini sama Evita waktu pembubaran panitia TUC 2014:3

Karaokean @ Happup with Fia & Fara :3

@ UKDW with Fina

November


@ Nikkou Ramen with Fia and Fara, nomnom :9

Desember


@ Pantai Baru


Sekian, terima kasiih:)

Thursday, December 18, 2014

Dream Catcher


Aku pertama kali liat benda itu di Jatim Park 2. Ada penampilan musik asli Indian. Terus di sana juga di jual pernak-pernik khas Indian. Salah satunya yang menarik di mataku adalah dream catcher ini. Dulu sih aku gak tau kalo itu namanya dream catcher. Dan aku juga sempet nggumun, itu dicantolin di mana ya, gantungannya cuma gitu doang xD Dan pas tanya itu harganya berapa....gak jadi beli deh. Mahal. Aku lupa berapa. Puluhan ribu. Tapi ukurannya kecil. Kalo yang besar bisa sampe ratusan.

Jadi, apasih dream catcher itu?

Dream catcher atau penangkap mimpi berakar pada tradisi orang-orang penduduk pribumi Amerika (Indian) menggantungkan sebuah jaring-jaring simbolis di atas tubuh seseorang yang tidur untuk melindunginya dari mimpi buruk. Sebuah dream catcher terbuat dari sebuah simpul kayu berbentuk lingkaran yang di dalamnya terdapat sebuah jaring anyaman dengan lubang di tengahnya. Di bagian bawah lingkaran kayu itu terdapat dua atau lebih bulu yang tergantung-gantung. Dengan digantungkan di atas orang yang sedang bermimpi, dream catcher akan menyaring mimpi-mimpi dari udara malam, dan hanya akan membiarkan mimpi-mimpi yang baik dan pesan-pesan yang penting saja yang masuk ke dalam orang tersebut. 
Ada banyak sekali legenda-legenda indah mengenai asal usul dream catcher ini, yang menceritakan apa yang bisa dilakukan oleh penangkap mimpi itu. Indian Lakota, misalnya, mempercayai bahwa mimpi yang baik ditangkap untuk menjadi bagian dari jaringan kehidupan, sementara mimpi-mimpi buruk akan lewat begitu saja melalui lubang yang ada di tengah penangkap mimpi. Legenda suku Navajo, Ojibwe, dan Chippewa menyatakan bahwa jaring itu menangkap mimpi buruk, mencegahnya masuk ke dalam impian, sementara mimpi-mimpi yang baik akan lewat melalui lubang di tengahnya. Dalam legenda ini, sinar matahari pagi akan memurnikan jaring itu dari mimpi-mimpi buruk yang ditangkapnya semalam. Penangkap mimpi untuk anak-anak dengan legenda yang disebut terakhir ini memiliki sebuah bulu di lubang tengahnya sehingga mimpi-mimpi yang baik bisa masuk ke dalam bulu itu dan masuk ke dalam mimpi. 
Penangkap mimpi tradisional memiliki delapan titik tempat jaring menempel pada lingkaran, hal ini melambangkan delapan kaki laba-laba. Laba-laba melambangkan energi penciptaan kaum wanita, kebijaksanaan, dan pembelajaran. Dalam kebudayaan orang Indian, penangkap mimpi sangat penting untuk digantungkan di atas tempat tidur bayi supaya bayi terlindung dari mimpi buruk atau “angin jahat” (energi yang buruk). Penangkap-penangkap mimpi ini, kesemuanya dibuat dari simpai dan urat jaring pohon willow, tidak dibuat untuk dipakai selamanya. Ketika si anak tumbuh dewasa, penangkap mimpi ini biasanya diganti dengan yang baru untuk siklus kehidupan si anak berikutnya. 
Meskipun gagasan tentang mimpi merupakan gagasan yang umum dikaitkan dengan dream catcher, tampaknya tujuan pemaknaan yang sesungguhnya dari penangkap mimpi ini lebih luas lagi. Legenda suku Lakota, misalnya, meyakini bahwa selama perjalanan kehidupan banyak kekuatan yang bisa menghalangi kesadaran atas Roh Besar. Keyakinan pada Roh Besar bisa membuat penangkap mimpi tidak hanya akan menangkap mimpi-mimpi baik namun juga visi, gagasan, dan peluang yang baik yang bisa membantu seseorang mencapai tujuan dan cita-citanya. Oleh karena itu, dream catcher tidak hanya berguna untuk tidur saja, namun lebih merupakan totem atau jimat yang dipercaya oleh sementara orang bisa memusatkan energi baik dan menghilangkan energi negatif. 
Dewasa ini, dream catcher telah diadopsi dan dipopulerkan di kebudayaan Barat sebagai sebuah benda hiasan dan alat New Age. Anda bisa menemukan dream catcher di internet dan toko-toko barang-barang hadiah istimewa.

Sumber: http://cognitiobrevis.blog.com/2011/04/04/apakah-dream-catcher-itu/

Saturday, December 6, 2014

Have you seen my childhood?

Have you seen my childhood?
I'm searching for the world that I come from
Cause I've been looking around
In the lost and found of my heart...
No one understands me.

(Michael Jackson - Childhood)

Halooo. Sebenernya lirik lagunya kurang pas sama aku. Everyone understands me, yeah I hope so.

Aku kangen masa kecilku. Sebuah masa dimana aku menangis karena sepotong kapas, dipaksa mandi, dicekokin (dikasih jamu biar mau makan), dan lain-lain. Aku kangen masa kecilku. Waktu aku masih belajar IPA. Nggak kayak sekarang. IPA -> Fisika, Biologi, Kimia. Apalah. Terlalu amat sangat kompleks.

Aku kangen masa kecilku. Setiap hari Minggu jalan-jalan sama orang tuaku. | Kalau bukan hari Minggu, kapan lagi? Cuma hari Minggu dimana aku, bapak, dan ibu berkumpul jadi satu.

















Ini Simbahku. Walaupun aku sering nyebelin, tapi Beliau sabar. Aku suka sambel terasi, tempe goreng, aku suka semua masakan Beliau!


Ini sama saudara-saudaraku di Riau. Salah satunya, seumuran sama aku, tapi dia kakak kelas.




Sekarang, aku suka sekarang. Aku punya adik. Tapi di rumah cuma bertiga. Aku, bapak, dan ibu. Setiap hari Sabtu, kita berkumpul jadi satu. | Iya, kalau aku nggak ada acara.

Sekarang, aku suka sekarang. Walaupun terasa lebih berat memikul beban kehidupan, tapi aku bahagia. Aku harus bahagia. Demi cita-citaku di masa depan. Aku harus berbalas budi kepada kedua orang tuaku. Walau tak sebesar yang pernah mereka berikan kepadaku, kasih sayang. Aku sayang orang tuaku. Aku sayang adikku. Aku sayang teman-temanku. Aku sayang kamu. Aku sayang kalian semua.